Home / Artikel Kencing Nanah / Gejala Kencing Nanah pada Wanita

Gejala Kencing Nanah pada Wanita

Gejala Kencing Nanah pada Wanita – Kencing nanah bisa juga disebut dengan nama gonore. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang umumnya pertama kali ditemukan pada air mani pria ataupun cairan vagina wanita. Infeksi ini sangat menular dan masuk ke dalam jenis infeksi menular seksual, karena penularan yang paling populer terjadi akibat hubungan intim. Disebabkan sangat menular, kemungkinan untuk penyebarannya sangat besar pada orang-orang yang aktif secara seksual, meski hanya memiliki satu pasangan saja.

Gejala kencing nanah pada wanita

Orang-orang yang tertular atau terinfeksi oleh penyakit kencing nanah bisa jadi tidak melihat secara jelas tanda-tanda atau gejala dari perkembangan infeksi. Namun bila ada, maka gejalanya akan terlihat sejak munculnya infeksi hingga 2 minggu ke depan. Setelah itu, akan muncul kembali tanda-tanda kencing nanah setelah beberapa bulan kemudian atau hingga infeksi menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Untuk wanita, gejala yang mungkin akan dialami bisa beragam. Namun yang paling umum adalah adanya cairan yang keluar dari organ intim. Cairan ini berwarna hijau atau kuning. Meski begitu, gejala awal kencing nanah pada wanita ini tidak selalu menjadi indikasi. Hal itu disebabkan karena gejalanya mirip dengan keputihan yang umum terjadi pada wanita pada masa-masa berdekatan dengan menstruasi. Oleh sebab itu, gejala ini bisa disebabkan atau menyebabkan penyakit selain kencing nanah.

Selain muncul cairan, wanita pengidap kencing nanah juga akan mengalami sakit saat buang air. Gejala tersebut akan terjadi juga pada perut bagian bawah. Pada keadaan yang terbilang langka, wanita pengidap kencing nanah juga akan mengalami pendarahan atau menstruasi yang lebih berat dari biasanya. Termasuk bagi pengidap yang menggunakan kontrasepsi hormonal.

Gejala juga bisa terjadi pada bagian bokong, khususnya rektum. Ini terjadi apabila infeksi terjadi di bagian tersebut. Bila gejala ini muncul, akan menyebabkan rasa nyeri, ketidaknyamanan, serta debit.

Dalam keadaan lainnya, infeksi bisa terjadi di bagian tenggorokan. Ini diakibatkan oleh penyebaran bakteri pada saluran pencernaan awal, semisal mulut, yang disebabkan oleh hubungan badan secara oral. Meski begitu, infeksi pada tenggorokan tidak memiliki gejala yang terlalu jelas.

Infeksi juga bisa terjadi pada bagian mata. Umumnya infeksi kencing nanah atau gonore di bagian mata disebabkan oleh keturunan. Orang tua (khususnya wanita) yang terserang infeksi kencing nanah, lalu hamil, maka bayi yang lahir bisa sangat mungkin terinfeksi dan infeksinya tersebut terjadi pada bagian mata. Ketika ini terjadi, akan muncul beragam gejala, mulai dari pembengkakan, rasa nyeri, iritasi, hingga konjungtivitas. Bila tidak diobati, maka bisa menyebabkan kebutaan.

Untuk mengetahui gejala kencing nanah pada wanita yang lebih jelas dan tepat, Anda sebaiknya melakukan tes kepada ahli. Metode ini sangat dianjurkan bila Anda merasa bahwa Anda memiliki tanda-tanda yang berhubungan dengan gonore. Jangan menunda, karena penyebaran infeksi bisa sangat membahayakan organ-organ vital di dalam tubuh.

Selain itu, gejala kencing nanah juga bisa kembali muncul setelah sebelumnya pasien sudah pernah terkena kencing nanah dan sudah diobati. Hal ini karena mantan penderita kencing nanah tidaklah kebal terhadap infeksi.

Dalam tes mengenai ada tidaknya infeksi, setelah sebelumnya melihat gejala-gejala yang ada, Anda sebagai wanita juga sebaiknya melihat gejala-gejala yang berhubungan dengan infeksi lain, khususnya infeksi menular seksual. Penyakit sejenis bisa jadi dialami oleh penderita, termasuk juga risiko terkena HIV.

Anda juga sebagai wanita harus mengerti mengenai pengobatan berkenaan dengan penyakit ini, entah itu secara medis maupun obat-obatan herbal. Kemungkinan yang terjadi, serta indikasi dari penyebarannya pun harus dipelajari, sehingga penyakit bisa dihadapi dengan cermat dan cepat.

Cegah Penyakit Kencing Nanah Sekarang Juga!..

Mencegah penyakit menular seksual lebih mudah daripada mengobatinya. Termasuk penyakit kecing nanah. Satu-satunya cara pasti agar tidak terkena penyakit ini adalah dengan melakukan seks aman dan melakukan pemeriksaan rutin. Anda juga memiliki risiko lebih rendah jika melakukan hubungan seksual jangka panjang hanya dengan satu orang dan pastikan jika Anda adalah satu-satunya pasangan mereka.

Tidak hanya itu, ada beberapa cara lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mencegah diri terkena penyakit kencing nanah, yaitu:

  • Pakai kondom. Kondom berfungsi sebagai penghalang masuknya bakteri penyebab kencing nanah. Tidak hanya itu, kondom pun akan melindungi Anda terkena penyakit menular seksual lain seperti HIV dan klamidia.
  • Tes penyakit kelamin bersama dengan pasangan. Berkomunikasilah dengan pasangan Anda sebelum melakukan hubungan seksual. Pastikan pasangan Anda tidak memiliki gejala penyakit ini. Ajak pasangan Anda melakukan tes skrining untuk memastikan keadaannya. Perlu diingat, seseorang bisa saja terkena penyakit menular seksual tanpa menyadarinya.
  • Bertanggung jawab atas aktivitas seks Anda. Jika Anda mengidap penyakit ini ataupun sedang dalam masa pengobatan, hindarilah melakukan hubungan seksual bersama pasangan sampai Anda benar-benar sembuh.

Sumber : https://obat-kencingnanah.id/

Check Also

Nama Obat antibiotik untuk kencing nanah di apotik

Nama Obat antibiotik untuk kencing nanah di apotik – es gonore untuk wanita terdiri dari …